Sejarah tak hanya berisi kisah heroik seorang tokoh atau dramatisnya sebuah peristiwa. Tapi sejarah pun berisi tentang kisah yang kerap dipandang remeh temeh, hingga tak dimasukan atau luput ditulis dalam buku-buku sejarah.

Padahal, kisah yang nampak remeh temeh itu menarik untuk disimak. Dibaca. Dan jadi pelengkap yang menyempurnakan sebuah puzzle sebuah cerita sejarah. Nah, tentang cerita sejarah remeh temeh ini, ada sebuah kisah menarik yang didapat dari grup diskusi sejarah dunia. Kisahnya tentang cerita ringan bos Nazi Jerman, Hitler.

Baca Juga  Pong Tiku: Tegas Bernyali Pertahankan Harga Diri

Sang Fuhrer ternyata selain sangat membenci orang Yahudi, juga membenci rokok dan minuman alkohol. Jika seperti itu, dipastikan sang Fuhrer tak pernah mabuk. Soal kebenciannya pada rokok dan alkohol, ada kisah menarik.

Setiap digelar sidang atau rapat komando tertinggi Jerman, para panglima perang Nazi akan selalu awas menanti kedatangan Hitler. Begitu sedan yang membawa Hitler tiba memasuki halaman gedung tempat rapat digelar, maka para jenderal Nazi yang asyik merokok akan langsung mematikannya. Bahkan membersihkan sisa rokok.

Baca Juga  Tahukah Kamu Ada Teori Evolusi Pertama Dari Seorang Muslim, 600 Tahun Sebelum Darwin

Minuman keras semacam bir yang biasa jadi menu rutin para marsekal dan jenderal Jerman akan langsung raib dibersihkan dari meja. Tidak hanya itu, jendela gedung akan langsung dibuka lebar, memastikan asap dan bau rokok segera hilang.

Jika Hitler biasa saja memimpin rapat, para jenderal perang Nazi baru bisa bernafas lega. Artinya itu sebuah isyarat sang Fuhrer tak mengendus bau asap rokok atau cerutu. Senyum pun akan terulas di muka para panglima perang Jerman itu.

- Advertisement -