Nujabes, nama tersebut mungkin terdengar begitu asing di telinga kita. “Nujabes itu apa?”, kira-kira begitulah pertanyaan yang sering saya dapatkan di saat menyebarkan konten tentang Nujabes. Sebenarnya Nujabes itu apa sih? Nujabes adalah nama panggung dari seorang DJ yang bernama Jun Seba. Nujabes adalah sebuah anagram dari nama asli Jun sendiri, jika nama Jun dibalik, “SEBA JUN” diperoleh kata “NUJABES”. Kreatif bukan? Hanya dengan membalikkan nama asli saja bisa mendapatkan nama panggung yang bagus. Nujabes lahir di Nishi-Azabu (Minato, Jepang) pada tanggal 7 Februari 1974.

Sebenarnya apa sih yang menarik dari Nujabes? Nujabes adalah seorang DJ yang memadukan beat Hip-Hop dengan alunan irama Jazz. Cukup unik bukan? Dalam musiknya, Nujabes sering kali mengambil sampel dari beberapa musik yang tergolong tua. Walaupun Nujabes sendiri mengambil musik yang sudah tergolong tua tersebut, ia mampu mengemas musik tersebut menjadi lebih menarik. Luar biasa bukan? Tentunya hal ini menguntungkan kedua belah pihak, Nujabes dan pemilik lagu yang digunakan sebagai sampel tersebut. Salah satu lagu yang dijadikan sampel oleh Nujabes adalah Where it’s at milik Jimmy McGriff. Nujabes mengemas lagu Where it’s at tersebut menjadi lebih fresh dalam lagu yang berjudul Tsurugi no Mai, kamu bisa nyobain dengar lagunya di YouTube kok, silakan dicari sendiri ya hehe. Nah, karena kemampuan Nujabes yang begitu ahli dalam sampling musik, Nujabes dikatakan seorang Jenius dari Jepang. Bahkan Nujabes dianggap sebagai J-Dilla versi Jepang loh, buat kamu yang belum tau tentang J-Dilla mungkin bisa dicari sendiri ya.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kok bisa sih Nujabes jadi terkenal? Nah, dulu Nujabes pernah mengisi soundtrack dari serial Anime yang berjudul Samurai Champloo, sebuah serial Anime yang memadukan kultur Jepang dengan musik Hip-Hop. Katanya sih Samurai Champloo ini suksesor dari Cowboy Beebop, buat  kamu yang tergolong generasi “tua” mungkin tau deh serial Anime yang satu ini, bedanya di Cowboy Beebop lebih menonjolkan musik Jazz. Nah dari Samurai Champloo ini nama Nujabes naik, banyak yang mendengarkan lagu-lagu Nujabes karena menonton serial Samurai Champloo, termasuk saya sendiri. Dalam mengisi soundtrack dari Samurai Champloo ini, Nujabes tidak sendirian. Ia menggaet salah satu produser Hip-Hop dari Amerika, yaitu Fat Jon.

Dalam perjalanan karirnya di bidang musik, Nujabes sering menggaet beberapa rapper dan musisi lainnya loh, seperti Shing02, Uyama Hiroto, Cise Starr, Substansial, Funky DL, dan Five Deez. Salah satu kolaborasinya yang terkenal adalah heksalogi Luv(Sic), di mana Nujabes berkolaborasi dengan rapper asal Jepang, yaitu Shing02. Nujabes dan Shing02 meracik Luv(Sic) bersama, namun sayang sekali pada tanggal 26 Februari 2010 Nujabes meninggal dunia saat masih berusia  36 tahun. Kematian Nujabes disebabkan karena suatu kecelakaan mobil, berbagai upaya dilakukan agar Nujabes dapat bertahan hidup, namun pada akhirnya Nujabes dikatakan meninggal pada rumah sakit di Shibuya.  Pada saat itu Luv(Sic) baru dirilis hingga part 3. Sebenarnya part 4 dan 5 sudah selesai, namun belum dirilis secara resmi dan pada akhirnya dirilis setelah kematian Nujabes. Tepat tiga tahun setelah kematian Nujabes, Luv(sic) part 6 resmi dirilis. Berdasarkan postingan di facebook Shing02, musik instrumen dari Luv(Sic) part 6 ditemukan pada handphone Nujabes beberapa minggu setelah kematiannya. Untuk menghormati Nujabes, beberapa rekannya di label rekaman yang didirikan oleh Nujabes yaitu Hydeout Production merilis sebuah album tribute untuk Nujabes yang berjudul “Modal Soul Classic II”, di mana para musisi yang bekerja sama dengan Nujabes pada album “Modal Soul Classic” mengisi lagu pada album tribute tersebut. Selain itu pada tahun 2013, seorang produser musik Hip-Hop asal Australia, yaitu Ta-Ku merilis album tribute yang berjudul  “25 Nights for Nujabes”, di mana Ta-Ku sendiri juga pernah merilis beberapa album tribute untuk Almarhum J-Dilla.

Paduan irama Jazz dan beat Hip-Hop dari nujabes bisa dibilang dapat menenangkan pikiran loh, saya sendiri sering mendegarkan lagu Nujabes saat belajar atau sedikit stress. Selain paduan irama Jazz dan beat Hip-Hop, lirik dalam lagu Nujabes bisa dibilang memiliki makna yang begitu dalam. Hal ini terbukti dalam beberapa lagu Nujabes seperti Feather, Lady Brown, Think Different, serta heksalogi Luv(sic).

Mungkin hanya ini yang bisa saya sampaikan tentang Nujabes, sebenarnya masih banyak lagi yang dapat dibahas tentang Nujabes, selebihnya kamu bisa mencari sendiri. Untuk musisi yang sejenis dengan Nujabes, kamu bisa coba mendegarkan Marcus D, Karamel Kel, DJ Okawari, Uyama Hiroto, dan masih banyak lagi. Kamu bisa coba mengunjungi akun YouTube ChillHop Cafe untuk mendengarkan musik yang sejenis.

- Sponsored -