Setelah sebelumnya GO-VIDEO 2016 sukses dikhalayak ramai, tahun ini pihak Go-JEK kembali menyelenggarakan kompetisi atau lomba video pendek GOJEK VIDEO 2017 dengan tema Hidup Tanpa Batas. Tentu hadiahnya sangat luar biasa dengan total hadiah sekitar Rp800jt! 

Kembali ke hal tersebut, sudah ada beberapa video maker yang telah mempublikasikan karyanya masing-masing di beberapa media seperti Youtube dan lain-lain.

Nah, kali ini yang mau ane bahas yaitu satu video yang berjudul GO-VIDEO 2017, Gagal = Menyerah karya dari agan Ferry Artama & agan Catur Cahya.

Walaupun seperti yang kita tau video-video ini hanya untuk kompetisi Go-JEK Video 2017, tapi secara nalar hal-hal serta cerita yang disampaikan video tersebut sangatlah banyak terjadi disekitar kita. Menceritakan seorang anak bernama Rendi, yang mencoba menggapai mimpi serta obsesinya walaupun bertentangan dengan keinginan orang tuanya. Berikut ane ripiew poin-poin pentingnya:

Semua Anak Muda itu, Pasti Punya Cita-Cita

1 1 - Menyerah itu, Hanya untuk Orang yang Gagal #GOJEK VIDEO 2017

Yaiyalah! Pasti mah! Didalam video tersebut, dikatakan Rendi mempunyai cita-cita yang mungkin ga semua orang tua menanggap cita-cita tersebut menjadi sebuah harapan yang sangat nyata bagi anak mereka.

Semua anak pasti memimpikan sebuah hal yang sangat diinginkannya walaupun terkadang banyak dari hal tersebut mendapat kesan yang mustahil. Apalagi imajinasi anak-anak banyak yang diluar nalar. Tapi sebenarnya hal tersebut tidaklah menjadi sebuah masalah. Mungkin dimasa kita hal tersebut bisa menjadi hal mustahil, tapi tidak di masa depan.

Salah Kaprahnya Orang Tua dalam Hal Kuliah

2 - Menyerah itu, Hanya untuk Orang yang Gagal #GOJEK VIDEO 2017

Rendi, saat ini sedang menempuh pendidikan di Jakarta karena paksaan orang tuanya. Bahkan orang tuanya berpikir bahwa jika tidak kuliah di Jakarta, maka akan sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Yang ane pikir, mungkin beberapa tahun yang lalu hal tersebut menjadi patokan bagi sebagian orang tua. Tapi tidak jika dijaman sekarang. Sekolah yang tinggi, gelar yang luar biasa, belum tentu akan menjadi jaminan bagi sang anak untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang layak nantinya.

Baca Juga  Membangun Visi, Gimana Caranya?

Di masa sekarang, gelar pendidikan bisa dibilang hanyalah sebagai cover. Hal pentingnya adalah tergantung dari skill, kejujuran serta sikap yang bisa kita berikan. Banyak kok pekerja-pekerja sekarang menduduki posisi penting dan ternyata jika kita lihat lebih dalam pendidikan mereka ga begitu bagus. Mendapatkan ilmu tidak mesti harus di sekolah maupun di universitas ternama, teori sekolah hanya 30% yang bakal masuk dikehidupan kita. Sisanya harus kita pelajari sendiri saat menghadapi kerasnya hidup.

Kerja Part Time, Demi Mengurangi Beban Orang Tua

3 - Menyerah itu, Hanya untuk Orang yang Gagal #GOJEK VIDEO 2017

Didalam video tersebut, rendi terpaksa harus bekerja part time sebagai ojek online di Go-JEK. Hal ini dia lakukan untuk mengurangi beban orang tua yang harus rajin mengirim uang setiap bulannya kepada dia untuk membayar biaya kuliah serta yang lainnya. Hal ini memang banyak terjadi, bagaimanapun, kehadiran Go-JEK menjadi fenomena tersendiri di kota-kota besar terutama Jakarta yang banyak banget penganggurannya.

Tidak hanya di Jakarta, dikota lain pun hal tersebut berlaku sama. Bahkan tidak cuma pengangguran, ada yang sudah bekerja pun bahkan memilih menjadi Go-JEK karena beberapa faktor yang tidak sesuai keinginan saat berada di tempat kerjanya.

Buruknya Pandangan Orang Tua Terhadap Masa Depan Musisi

4 - Menyerah itu, Hanya untuk Orang yang Gagal #GOJEK VIDEO 2017

Ane kurang tau apakah orang tua mempunyai pandangan yang sama terhadap hal yang satu ini. Obsesi rendi menjadi musisi, pencipta lagu tepatnya. Harus terhalang oleh kehendak orang tuanya yang melarang ia menjadi musisi tersebut. Hal ini terjadi karena orang tuanya menganggap bahwa menjadi seorang musisi itu tidak mempunyai masa depan yang bagus. Mungkin karena maraknya berita-berita di media yang menceritakan berbagai case yang terjadi pada para musisi tersebut yah! Seperti kecyduk narkoba, cerai dan banyak hal lainnya. Namun berita baik-baiknya emang jarang santer kita denger.

Baca Juga  Jangan Mau Jadi Parasit Orang Sukses

Padahal sebenarnya banyak kok musisi yang sukses, contoh saja Agnes yang kini sudah melanglang buana di kancah internasional.

Terkadang Peluang, Muncul Begitu Saja Tanpa Terduga

5 - Menyerah itu, Hanya untuk Orang yang Gagal #GOJEK VIDEO 2017

Didalam video tersebut ternyata ada sosok lain, namanya Nadia. Entah bagaimana, sosok tersebut menjadi salah satu pengantar peluang yang ga terduga bagi si Rendi. Nadia memeberi sebuah surat atau apalah itu namanya terkait kompetisi GO-VOICE Cipta Lagu. Hal ini pun menjadi angin segar buat si Rendi yang passionnya memang dibidang tersebut. Tidak sampai disitu, kendala lain pun muncul.

Peluang yang muncul mendadak tersebut, membuat rendi seketika kehilangan ide-ide yang sudah terpikirkan sebelumnya.

Menyerah, Hanya Untuk Orang yang Gagal

6 - Menyerah itu, Hanya untuk Orang yang Gagal #GOJEK VIDEO 2017

Susahnya mencari ide-ide untuk membuat sebuah lagu tersebut akhirnya membuat rendi putus asa dan sempat terpikirkan untuk tidak mengikuti kompetisi GO-VOICE tersebut. Namun, lagi-lagi sosok Nadia kembali memberi semangat kepada Rendi untuk tetap semangat dan melanjutkan kompetisi tersebut. Hidup kita tentu tidak mempunyai batas untuk mengeksplore sesuatu, terkadang diri kita sendirilah yang membatasi diri kita untuk mencapai sesuatu. Ada satu pesan yang menurut ane nyangkut banget.

Menyerah itu bukanlah sebuah pilihan, melainkan hanya untuk orang yang gagal

Keren banget yak! Sederhana tapi maknanya dalam banget!

Ya, dalam hidup semua orang pasti punya impian masing-masing, namun jika memang yang terjadi diluar ekspetasi, janganlah langsung menyerah! Temukan cara lain! Sekali lagi, MENYERAH HANYA UNTUK ORANG YANG GAGAL. 

Penasaran liat videonya? Kuy cekidot!

Kepada agan yang buat video tersebut, semoga menang! 😀

- Advertisement -