Berita hoax masih marak disebarkan di dunia maya. Dan fenomena hoax tak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Tapi tenang saja, baru-baru ini telah diciptakan situs pendeteksi hoax.

Hebatnya lagi, yang menciptakan adalah anak muda Indonesia. Hebat dan bikin salut. Penciptanya tiga anak muda, yakni Adinda Budi Kusuma, Tifani Warnita, dan Feryandi Nurdiantoro. Ketiganya adalah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Kepada ketiganya kita rasanya perlu bertabik. Perlu berterima kasih.

Sebab, hoax telah jadi racun kehidupan. Begitu banyak berita sampah di dunia Maya.  Dan sialnya, banyak pula yang percaya, lalu ramai-ramai menyebarkannya.  Padahal itu adalah sampah. Sayang, banyak yang percaya sampah itu adalah kebenaran.

Sudah banyak pula kasus, karena hoax orang bermusuhan. Teman dengan teman saling menjauh. Bahkan tak hanya menjauh, namun rajin misuh-misuh. Kawan jadi lawan. Sahabat jadi pengkhianat. Untungnya masih ada yang peduli membuat sehat republik maya. Tiga anak muda ini adalah diantaranya.

Nama situs yang diracik tiga anak muda hebat itu namanya Hoaxanalyzer.com. Situs ini bisa diakses baik via handphone maupun laptop. Cara ngecek apakah suatu berita atau informasi itu hoax atau bukan cukup sederhana dan mudah. Tinggal ketika berita atau informasi yang ingin dicek. Misalnya, berita tentang mantan Presiden Habibie meninggal. Tinggal ketik, hasilnya bisa diketahui. Situs akan mendeteksi bahwa berita itu hoax.

Meski diakui penciptanya, situs hoax analyzer tersebut belum sempurna. Tapi kata dia, keakuratannya mencapai 70 persen. Penciptanya berjanji akan memperbaiki dan menyempurnakan situs yang pastinya sangat bermanfaat itu. Sehingga kedepan, ancaman hoax tak terus gentayangan meneror kita.

- Advertisement -