Kamu tengah berada dalam sebuah lift ditengah malam buta usai bekerja. Di larut malam yang sepi ini hanya ada kamu sendiri disana karna seluruh rekan kerja kebetulan telah pulang, dan kamu sedang dalam keadaan lembur kerja sebab baru saja menjadi pegawai.

Lift-mu tiba-tiba saja berhenti pada lantai 4, seorang wanita memasuki lift. Wanita itu menunduk terus menerus, kamu merasa bahwa itu adalah hal yang wajar, lagi pula kalian hanya berdua disana, itu bentuk sinyal perlindungan diri dari sang wanita dan kamu memakluminya.

Rasanya kamu mendengar sesuatu, seperti suara tetesan air yang terkesan tak jauh dari dirimu sendiri, ‘tik-tik-tik’.

Aneh memang, kamu berada di dalam lift menuju lantai dasar namun ada suara air yang rasanya ada di dekatmu. Apa dari wanita itu?.

Kamu mulai merasa risih, wanita itu menarik nafasnya hendak berbicara, “apa kau tau?, kita hidup didunia yang punya banyak rahasia?.”

Baca Juga  Misteri Aroma Bunga Sedap Malam yang Dipercaya Memiliki Aura Mistis

Mungkin wanita itu canggung, topik yang aneh untuk jadi bahan obrolan pertama pada orang yang tak dikenal. Tapi dari pada berdiam saja, kamu menjawabnya “iya, memang banyak hal yang tak kita tau dalam dunia ini.”

“Termasuk dunia gaib?….”

Angin dingin terasa menampar tengkukmu, kakimu melemas, bahkan untuk membalas ucapannya kamu tak bisa, lututmu terasa menggigil. Kamu menoleh pelan pada sang wanita tapi dia terus menunduk tak menampakkan wajahnya.

“… aku dengar, tempat itu adalah cerminan dari masa lalu,” lanjutnya.

Untung saja, lift telah sampai di lantai dasar, ketakutanmu semakin menjadi-jadi, saat pintu terbuka kamu langsung ingin berlari tapi tertahan saat wanita itu kembali berbicara, “mau tahu rahasia lainnya?.”

Tanpa pikir panjang lagi, kamu langsung memaksa kakimu untuk melangkah, ingin rasanya cepat segera pergi dari keadaan aneh ini. Beberapa detik saat awal kamu melangkah, kamu sempat melirik wanita itu.

Baca Juga  6 Tingkatan Deep Web

Ia tak memiliki mata, tunggu, bukan hanya itu, ia seperti menggerakkan bibir tanpa mengeluarkan suara. Otakmu reflek menerjemahkannya, “tid…ak…ad…a…lan…tai…em…pat”.

Kamu langsung berlari kencang, jantungmu berdegub cepat, lift itu tertutup bersama hilangnya si wanita. Ini sudah tengah malam dan kamu berdiri sendiri dijalan sepi menunggu taxi.

Jantungmu masih tak teratur, jalanan sangat-sangat terasa mencekam. Untungnya, kamu melihat taxi dari kejauhan, kamu memberhentikannya. Saat berada tepat di depanmu, kamu reflek melihat jendela pintu taxi itu, tapi ada yang janggal, dan ini tak mungkin!.

“Wajah seorang bayi?”.

Jendela itu terbuka, apa selanjutnya yang kamu lihat?, wanita tanpa mata tersenyum padamu.