Pemilihan Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan atau yang terkenal dengan nama Iqbaal ‘CJR’ sebagai pemeran utama film ‘Dilan’ menimbulkan pro dan kontra. Sosok Dilan dalam novel karya Pidi Baiq yang booming pada 2014, digambarkan sebagai anak lelaki kelas 2 SMA yang cerdas dan punya cara unik dalam mendekati wanita pujaannya.

Sebagian penggemar setuju dengan pemilihan Iqbaal, tapi ada juga beberapa yang merasa bahwa Iqbaal terlalu muda dan kurang cocok dengan penggambaran karakter Dilan.
Sutradara Fajar Bustomi sudah buka suara tentang proses casting yang panjang. Bersama rumah produksi Falcon Pictures dan Max Pictures, nama Iqbal dipilih setelah proses yang berjalan selama satu tahun.

Baca Juga  Penasaran Ama Film Transformers The Last Knight? Kuy Lihat Kemari!

“Pemilihan Dilan ini kita nunggu setahun setelah berulang kali gonta-ganti aktor. Karena Dilan ini remaja yang enggak biasa. Dilan itu cerdas dan dia SMA kelas 2. Kita sempat melakukan diskusi lama, dan casting panjang banget,” ungkap Fajar ketika ditemui di Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Sang penulis cerita, Pidi Baiq, juga sudah memberikan pernyataan melalui komentar di akun Instagram Dilanku. Menurut penulis yang kerap disapa Ayah ini, mengenai pemilihan tokoh Dilan (yang populer) hampir dipastikan menimbulkan pro dan kontra.

ig pidibaiq - Ribut di Sosmed Pemeran Dilan (Iqbal CJR), Ini Nih Tanggapan Pidi Baiq

Iqbaal yang kini berusia 17 tahun, menyikapi pro dan kontra yang bergulir di masyarakat dengan cukup bijak. Ia memilih untuk fokus menggali karakternya sehingga bisa menyuguhkan penampilan akting terbaik.
“Ya, walaupun mungkin ada yang bilang ‘Lo masih kecil’, cuma ya, enggak apa-apa. Tetep aja, gue pengin orang lihat, Iqbaal sekarang pasti ada perubahan,” ucapnya.
“Film sekelas Harry Potter aja yang selesai shooting tahun 2014, sampai sekarang, fans berat Harry Potter bilang kalau Daniel Radcliffe enggak cocok meranin tokoh Harry Potter. Jadi, kalau ada yang bilang gue juga kayak gitu, gue rasa itu yang malah bakal bikin ini film ini jadi laris manis,” tutupnya dengan santai.
- Advertisement -