Dalam sejarahnya umat muslim telah banyak menelurkan ilmuwan-ilmuwan yang berpengaruh besar untuk peradaban dunia. Ilmuwan-ilmuwan muslim yang mayoritas berasal dari Timur Tengah ini juga tak kalah berjasa seperti ilmuwan dari Eropa, Amerika, ataupun daratan China. Dan salah satu ilmuwan muslim yang paling berpengaruh itu adalah Al-Khwarizmi. Dialah penemu konsep angka 0 dan 1-9 dalam matematika.

Lahir dengan nama lengkap Muhammad Ibn Musa Al-Khwarizmi dan besar didaerah Khiva, sebuah desa kecil di Uzbekistan dan berbatasan langsung dengan Turkmenistan- membuat dirinya menjadi pribadi yang ‘gila’ akan ilmu. Karya-karya awalnya dalam dunia pendidikan adalah berbagai terjemahan manuskrip ilmiah ilmuawan Yunani kuno, Ibrani, dan Romawi kedalam bahasa Arab.

Di Eropa sendiri nama Al-Khwarizmi lebih akrab disebut ‘Algorismi’ ataupun ‘Algoritma’, yang merupakan cabang ilmu matematika yang berhasil beliau ciptakan. Dalam perkembangannya, algoritma menjadi bagian ilmu yang paling utama untuk membuat perangkat lunak pada komputer. Algoritma menjadi sangat penting untuk pembuatan penghitungan dalam sistem biner.

Kontribusi Al-Khwarizmi untuk dunia pendikan memang tak perlu diragukan lagi. Beliau telah dikenal karna karya-karya munumentalnya dalam cabang ilmu matematika, geografi, astronomi, dan kartografi. Selain menciptakan simbol angka, beliau juga dikenal sebagai pembuat dasar untuk aljabar dan trigonometri. Ia jugalah yang meletakan konsep dasar ‘sinus’ dan ‘kosinus’ dalam cabang ilmu matematika.

Dalam bidang geografi sendiri, beliau telah menciptakan 2.400 situs garis bujur dan garis lintang yang membentuk dunia. Ia juga membuat tabel trigonometri astronomi yang dibuat untuk menafsirkan pergerakan matahari, bulan dan beberapa planet lain yang kemudian dikenal dengan nama Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus,

Masih banyak sekali memang kontribusi Al-Khwarizmi untuk dunia pendidikan dan peradaban dunia. Namun, memanglah takcukup waktu untuk membahas seluruh kontibusi beliau. Bahkan sangking berjasanya beliau untuk kehidupan manusia, nama beliau seringkali disandingkan dengan nama-nama besar macam Thomas Alva Edison, Braise Pascal maupun Nikola Tesla.

- Sponsored -