Untuk Anda yang gemar mempelajari sejarah, coba tinggalkan sejenak buku-buku tebal yang menuntut dua pasang mata membaca rangkaian kata-kata. Belajar mengenai sejarah tidak harus melulu lewat sebuah buku. Malah bisas ambil berekreasi dan berwisata melepas penat! Salah satu lokasi yang bisa Anda kunjungi, adalah Taman Arkeologi Pulau Onrust yang terletak di Kepulauan Seribu. Di sini Anda bisa menikmati peninggalan bangunan jaman kolonial pada masa Belanda dulu, yang dibangun di wilayah laut Jakarta.

Pada abad ke 17 hingga 18, pulau ini menjadi salah satu tempat berlabuh dan bongkar muat barang bagi kapal-kapal VOC dari berbagai penjuru Asia, Afrika, hingga Eropa. Bahkan kabarnya pada masa abad 18 silam, Kapten James Cook yang berasal dari Belanda memuji akan keindahan Pulau Onrust ketika menyempatkan diri untuk singgah di pulau ini.

2 - Belajar Sejarah Sambil Berwisata!

Jika dilihat sekarang, di atas pulau Onrust memang ada beberapa reruntuhan bangunan yang tersisa. Konon pada tahun 1911 hingga 1933 bangunan yang sepintas menyerupai benteng ini merupakan sisa bangunan tempat karantina bagi masyarakat yang hendak berangkat haji. Bahkan di sekitar tahun 1939 hingga1940 bangunan yang masih berdiri kokoh meski tidak dalam bentuk sempurna ini, sempat dimanfaatkan oleh kaum Belanda sebagai penjara politik. Pada jaman penjajahan Jepang pun bangunan ini sempat berubah fungsi menjadi penjara bagi para pejabat kelas kakap.

Baca Juga  Wuihh, Ada Pantai Yang Indah Banget di Gunung Kidul! Namanya Pantai Pok Tunggal

Nah, di saat Indonesia mengumandangkan kemerdekaan tahun 1945, Pulau Onrust ternyata dimanfaatkan sebagai rumah sakit dan tempat karantina bagi para masyarakat yang mengidap berbagai macam penyakit menular dan penyakit kusta.

Memang, saat ini Pulau Onrust hanya tersisa reruntuhan bangunan masa lampau yang bisa dibilang kurang terawat. Tapi terdapat Museum Pulau Onrust yang di dalamnya menyimpan banyak sekali sejarah. Termasuk benda-benda masa lampau seperti sebuah meriam tua yang diletakkan di depan museum, dimana awal tahun ’60-an, pulau Onrust ini juga pernah dijadikan sebagai salah satu lahan untuk latihan militer.

Selain pulau Onrust sendiri, ada beberapa pulau lain yang termasuk dalam Taman Arkeologi Pulau Onrust yang letaknya tidak jauh. Salah satunya, ada Pulau Kelor yang menyuguhkan Benteng Martello berbentuk bulat dimana dulunya digunakan sebagai benteng pertahanan Belanda menghadapi serangan Portugis di abad ke-17. Pulau Kelor yang dalam Bahasa Belandanya disebut Pulau Kerkhoff ternyata sempat dijadikan kuburan awak kapal Sevent Provincien yang memberontak terhadap pemerintahan Belanda.

Baca Juga  Paket Lengkap Buat Berlibur Nih, Pantai Yang Ada Air Terjunnya!

3 - Belajar Sejarah Sambil Berwisata!

Selain Pulau Kelor, ada Pulau Cipir atau dalam Bahasa Belandanya disebut Kuijper yang letaknya juga berdekatan dengan Pulau Onrust. Lain halnya jika Anda berniat menyeberangi laut sedikit untuk menuju satu pulau yang terbilang sudah dikelola dengan baik sebagai tempat wisata masa kini, yaitu Pulau Bidadari. Pulau yang sudah terdapat penginapan dengan berbagai macam wisata air menarik ini, ternyata menyimpan cerita bersejarah menarik di belakangnya. Pada jaman pemerintahan Hindia Belanda dulu, Pulau Bidadari ini adalah salah satu pulau pertahanan laut. Pulau Bidadari juga sempat dijadikan sanatorium untuk menampung masyarakat dengan berbagai macam penyakit. Maka dari itu Pulau Bidadari disebut juga Purmerend (Bahasa Belanda) yang berdarti “Pulau Sakit” dalam Bahasa Indonesia.

Peninggalan-peninggalan bersejarah seperti inilah yang menjadikan beberapa pulau di Kepulauan Seribu semakin menarik untuk dikunjungi, bukan? Luangkanlah waktu untuk mampir sejenak sambil menikmati hangatnya matahari, sejuknya udara pantai namun tak lupa untuk tetap memperkaya nilai sejarah seputar Indonesia!

- Advertisement -