Manusia tidak hanya tumbuh, tapi juga berkembang dari generasi ke generasi. Hal ini juga dibuktikan dari perkembangan teknologi yang pesat dan merupakan hasil karya dari manusia itu sendiri. Tapi bagaimana ya anak zaman dulu versus anak zaman sekarang. Berikut ini beberapa perbandingannya yang telah dikupas untuk kamu ngacoers:

Dikasih uang jajan 1000 aja udah senang

1000rupiahkapiten - Anak Zaman Doeloe VS Anak Zaman Sekarang

Bedanya anak zaman dulu dan zaman sekarang adalah masalah uang jajan. Anak zaman dulu dikasih uang 1000 aja senangnya minta ampun, buat dibeliin permen dan ciki-ciki. Tapi kalau sekarang, anak SD aja jajan bisa lebih dari 10.000. Kalau enggak sesuai sama jumlah biasanya, pasti enggak mau berangkat ke sekolah.

Hormat dan takut sama guru dan orang lebih tua

download 1 - Anak Zaman Doeloe VS Anak Zaman Sekarang

Rasa hormat kepada guru atau orang yang lebih tua, terasa saat guru dari jauh mau lewat di depan kita rasanya takut dan segan. Tapi kalau sekarang biasa aja. Masih lumayan kalau nyapa, terkadang cuek aja dan mengganggap gurunya enggak ada cuma gara-gara ibu atau bapak gurunya enggak ngajar di kelasnya. Tapi ada juga yang menganggap guru layaknya teman sebaya dan terkadang sesuka hati kalau mau ngobrol.

Dipanggil sekali sama orang tua udah langsung nyahut

kisah lebaran - Anak Zaman Doeloe VS Anak Zaman Sekarang

Anak zaman sekarang fokusnya kebanyakan ke gadget canggih. Memang yang ngasih orang tua. Tapi kalau udah keasyikan main games atau media sosial, jadi suka abai sama panggilan orang tua yang kadang mau nyuruh ke warung atau malah nyuruh kita untuk makan siang. Yang namanya dipanggil orang tua harus cepat disahuti dan didatangi langsung ya.

Nunduk saat lewat didepan orang tua

adab kepada orang yang lebih tua - Anak Zaman Doeloe VS Anak Zaman Sekarang

Budaya nunduk kalau lewat didepan orang tua rasanya udah melekat banget yaa sama anak generasi 90-an ke atas. Tapi untuk anak zaman sekarang, sepertinya budaya ini sedikit terlupakan. Kadang mereka cuek-cuek aja kalau lagi lewat di depan orang tua. Atau sekedar nunduk, tapi sayang badannya masih berdiri tegak cuma tangan dan mulut sambil bilang “permisi-permisi”. Seharusnya harus lebih hormat lagi sama mereka yang lebih tua dan sebaliknya, yang tua sayang sama yang muda.

Mentingin pengakuan orang didunia maya, ketimbang dunia nyata

Media Sosial Untuk Bisnis - Anak Zaman Doeloe VS Anak Zaman Sekarang

Dunia maya seperti enggak akan ada habisnya menuai pro dan kontra dimata masyarakat. Ada yang memakainya dengan bijak, namun ada juga yang bertingkah ngelunjak supaya dapat pengakuan. Pengakuan atau eksistensi jadi kebutuhan untuk anak zaman sekarang. Enggak jarang mereka mengunggah foto atau video kontroversi yang buat like sama viewernya banyak dan akhirnya ada yang nge-endorse. Tidak tahu tujuan pastinya, tapi anak zaman dulu jauh lebih mementingkan kasih sayang dan perhatian dari mereka didunia nyata seperti keluarga dan sahabat, walaupun tidak memungkiri pasti anak zaman dulu pakai media sosial juga.

Dulu cita-cita ingin jadi dokter, sekarang jadi artis atau youtuber

Youtubers - Anak Zaman Doeloe VS Anak Zaman Sekarang

Siapa yang cita-citanya jadi dokter? Anak zaman dulu pasti rame-rame tunjuk tangan. Tapi sekarang, yang tunjuk tangan bakalan sedikit nih. Karena kebanyakan dari mereka anak zaman sekarang cita-citanya cukup antimainstream, seperti “ingin jadi artis biar terkenal”, “ingin jadi youtuber, biar enggak cuma eksis tapi banyak duit, ” jadi fotografer, biar keren”. Mau jadi apapun boleh-boleh saja yaa guys. Tapi dari fakta sosial membuktikan ada sedikit pergeseran dalam pola pikir anak zaman sekarang yang lebih banyak dipengaruhi sama media.

- Sponsored -